Tatalaksana Tuli Mendadak pada Anak

Authors

  • Rafika Dona Departemen THT-KL Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/ RSUP. Dr. M. Djamil Padang
  • Rossy Rosalinda Departemen THT-KL Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/ RSUP. Dr. M. Djamil Padang

DOI:

https://doi.org/10.25077/jokli.v4i1.86

Keywords:

Audiometri nada murni, Injeksi intratimpani, Kortikosteroid sistemik, Tuli mendadak pada anak

Abstract

Latar Belakang: Tuli mendadak merupakan kondisi kehilangan pendengaran secara tiba-tiba dengan minimal ambang dengar 30 dB pada 3 frekuensi yang berdekatan pada audiometri nada murni terjadi kurang dari 72 jam yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen dan penurunan kualitas hidup secara signifikan. Insidensinya jarang pada anak, etiologi dan patogenesis tuli mendadak pada anak terbanyak adalah idiopatik, infeksi virus dan kelainan anatomi telinga dalam. Pemberian terapi kortikosteroid saat ini menjadi pilihan terapi utama untuk kasus tuli mendadak termasuk pada anak. Laporan Kasus: Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun dengan keluhan penurunan pendengaran mendadak pada telinga kanan sejak 11 hari sebelum masuk rumah sakit. Pasien memiliki kebiasaan merokok. Dari pemeriksaan audiometri nada murni didapatkan hasil gangguan pendengaran tipe campuran derajat berat pada telinga kanan. Terapi awal dengan kortikosteroid sistemik dilanjutkan dengan injeksi intratimpani empat siklus dan terjadi perbaikan pendengaran yang signifikan. Kesimpulan: Tuli mendadak pada anak jarang terjadi, penyebab tuli mendadak pada anak terbanyak adalah idiopatik, infeksi virus dan kelainan anatomi. Penatalaksanaan tuli mendadak dengan terapi kortikosteroid sistemik dan injeksi intratimpani sebagai salvage therapy pada anak  menunjukkan hasil klinis yang baik terutama bila diberikan dalam periode awal onset.

Downloads

Published

2025-12-24

How to Cite

Dona, R., & Rosalinda, R. (2025). Tatalaksana Tuli Mendadak pada Anak . Jurnal Otorinolaringologi Kepala Dan Leher Indonesia, 4(1), 73–80. https://doi.org/10.25077/jokli.v4i1.86

Issue

Section

Case Report